Minggu, 31 Juli 2011

Lajnah Falakiyah: Secara Teoritis Hilal Sudah Bisa Dirukyat


PENENTUAN AWAL RAMADHAN 1432 H
Lajnah Falakiyah: Secara Teoritis Hilal Sudah Bisa Dirukyat

Jakarta, NU Online
Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Ghazalie Masroeri menegaskan, penentuan awal bulan dalam penanggalan bulan (qamariyah) harus berdasarkan rukyatul hilal bil fi’li atau pengamatan bulan sabit secara langsung di lapangan. Rukyat dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu.
“Rukyat bisa menggunakan peralatan yang paling tradisional sampai yang paling modern. Lajnah Falakiyah PBNU sendiri sudah telah mengembangkan NUMO (NU Mobile Observatory) untuk menunjang pelaksanaan rukyat. Peralatan yang dimiliki NUMO tidak hanya dapat mendeteksi hilal tetapi juga benda laingit lainnya,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Sabtu (30/7).
Ditegaskannya, penentuan awal bulan qamariyah tidak cukup hanya berdasar pada hisab atau perhgitungan astronomis. Data hisab hanya berfungsi sebagai pemandu pelaksanaan rukyat agar lebih akurat.
Hal ini disampaikannya terkait pelaksanaan rukyatul hilal untuk penentuan tanggal 1 Ramadhan 1432 H. Menurutnya, pada saat diadakan rukyatul hilal pada hari Ahad, tanggal 29 Sya’ban 1432 H, 31 Juni 2011, menunjukkan bahwa hilal sudah sangat mungkin dirukyat.
“Secara teoritis hilal sudah bisa dirukyat. Namun teori saja atau hisab saja belum cukup, harus dibuktikan di lapangan,” tambahnya.
Data hisab dalam Almanak PBNU yang diterbitkan oleh Lajnah Falakiyah untuk markaz Jakarta menunjukkan bahwa ijtima’ awal bulan atau konjungsi terjadi pada Ahad, pukul 01.36. Tinggi hilal atau bulan sabit pada saat pelaksanaan rukyatul hilal sudah mencapai 6 derajat di atas ufuk dalam posisi miring ke utara, dan hilal akan berada di atas ufuk selama 33 menit. Berdasarkan hisab, hilal sudah sangat mungkin dilihat dan tanggal 1 Ramadhan akan jatuh pada Senin, 1 Agustus 2011.

Penulis : A. Khoirul Anam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Peringatan Haul KH. Abdul Fattah Hasyim Ke 36 & Ny. Hj. Musyarrofah Bisri Ke 4, Pertemuan Alumni Besuk Pada Hari Kamis, 21 Maret 2013