Selasa, 07 Juni 2011

Fiqh Tawassul ( 40 )


Sahabat Lain memohon pertolongan Nabi SAW untuk menghilangkan bisul

Dari Muhammad ibn ‘Uqbah ibn Syurahbil dari kakeknya, ‘Abdurrahman , dari ayahnya, ia berkata, “Saya mendatangi Rasulullah SAW dan pada telapak tanganku tumbuh bisul. “Wahai Nabi Allah, “kataku, “bisul ini telah membuatku sakit. Ia menjadi penghalang antara diriku dan gagang pedang untuk memegangnya dan dari tali kekang kendaraan. “Kemarilah, “kata beliau. “Saya pun mendekati beliau, “kata sang ayah, “lalu beliau membuka telapak tanganku dan telapak tanganku pun ditiupnya. Kemudian beliau meletakkan tangannya di atas bisul seraya memutar-mutarnya sehingga bisul itu hilang tak berbekas.”
HR. Al Thabarani dan disebutkan oleh Al Hafidh Al Haitsami dalam Majma’ul Zawaaid vol. VIII.
Lafadz Al Sil’ah ( yang ada dalam hadits)maknanya adalah bisul yang tumbuh di bawah kulit. 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Peringatan Haul KH. Abdul Fattah Hasyim Ke 36 & Ny. Hj. Musyarrofah Bisri Ke 4, Pertemuan Alumni Besuk Pada Hari Kamis, 21 Maret 2013